Manfaat Kacang Hijau dan Kandungan Gizinya

Manfaat Kacang Hijau dan Kandungan Gizinya


Manfaat Kacang Hijau dan Kandungan Gizinya
Manfaat Kacang Hijau dan Kandungan Gizinya
Kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) kaya manfaat dan kandungan gizi.  Kacang hijau berasal dari keluarga leguminoceae (kacang-kacangan) dan merupakan salah satu bahan makanan yang begitu menyehatkan. Ini dikarenakan ia mengandung gizi serta nutrisi yang begitu bermanfaat. Bahkan selama beribu-ribu tahun kacang hijau digunakan untuk macam-macam tujuan. Kacang ini berasal dari India serta di tanam hingga seluruh Asia. Dulunya orang-orang China menggunakan kacang hijau untuk obat-obatan seperti menurunkan panas serta mengeluarkan racun yang berada di tubuh. Hingga sekarang, kacang hijau masih sering di gunakan untuk sajian kuliner, dikarenakan kandungan gizinya yang sangat bermanfaat.
Kacang hijau mengandung kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B kompleks seperti vitamin B1 (tiamin) dan B2 (riboflavin), niacin, dan asam amino yang berkhasiat sebagai obat beri-beri, demam nifas, pelancar air seni, dan kurang darah. Dan berikut ini beberapa manfaat kacang hijau untuk kesehatan tubuh manusa.

1. Mengobati anemia (kurang darah)
kacang  hijau kaya akan kandungan zat besi, sehingga sangat bermanfaat untuk para penderita kurang darah. Bahkan diantara jenis kacang-kacangan lainnya, kandungan zat besi pada kacang hijau paling tinggi.

2. Menurunkan berat badan
Kacang hijau juga baik untuk mereka yang sedang dalam program diet. Kandungan serat yang tinggi serta rendah lemak membuat makanan ini cocok bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Tapi jangan lupa dibarengi dengan olahraga teratur agar tetap sehat.

3. Untuk Ibu Hamil dan janin
Orang-orang zaman dahulu sangat menganjurkan pada wanita hamil untuk mengkonsumsi kacang hijau. Anjuran tersebut diamini oleh medis karena berdasarkan penelitian kandungan protein dalam kacang hijau sangat berguna untuk pertumbuhan sel. Wanita yang selama kehamilan rajin mengkonsumsi kacang hijau biasanya mempunyai bayi dengan rambut lebat.

4. Makanan pendamping ASI
Makanan Pendamping ASI atau sering disingkat MP-ASI biasanya diberikan pada bayi berusia 6 bulan. Dan makanan yang paling direkomendasikan sebagai pendamping ASI adalah kacang hijau. Vitamin B kompleks yang terkandung di dalamnya akan membuat pertumbuhan bayi lebih maksimal.

5. Mengurangi kolesterol
Pengonsumsian kacang hijau secara teratur bisa mengurangi kadar kolesterol yang berada di tubuh, makanan rendah kolesterol ini memiliki kandungan serat mudah larut, serat ini terpacu pada beberapa partikel yang sulit di cerna.

6. Mengurangi risiko kanker payudara
Kacang hijau ialah jenis kacang yang mempunyai kandungan zat yang berguna untuk memerangi infeksi virus. Zat ini akan memperlambat adanya pertumbuhan sel kanker tertentu termasuk sel yang berada di kanker payudara. Zat ini juga bisa mencegah terbentuknya sel tumor.

7. Diabetes
Kacang hijau ialah salah sayu makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah. Ini berarti ia adalah makanan yang begitu baik di konsumsi untuk para penderita diabetes. makanan yang memiliki kadar glikemik rendah bisa menyebabkan kadar gula menjadi normal.

8. Mengurangi keluhan pasca menopause
Kacang hijau mengandung nutrisi isoflavon. Ia adalah kelompok phytoestrogen yang membuat kacang hijau memiliki sifat estrogenik alamiah. Pengonsumsian sebanyak 90 mg phytoestrogen sehari akan membantu perempuan yang sedang mengalami transisi menopause sehingga mencegah osteoporosis dengan cara merangsang pembentukan tulang.

9. Menjaga kesehatan jantung
Sebagai salah satu organ vital, menjaga kesehatan jantung sangatlah penting. Bukan cuma olahraga, tapi juga harus mengkonsumsi makanan-makanan yang baik untuk jantung, salah satunya adalah kacang hijau. Kandungan serat dalam kacang hijau mampu menyerap lemak sehingga tidak menjadi flak dalam pembuluh darah yang menjadi penyebab penyakit jantung dan stroke.

10. Menguatkan tulang

Kalsium dan fosfor merupakan mineral penting yang dapat menjaga kekuatan tulang dan gigi. Termasuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi pada anak-anak serta mencegah osteoporosis pada orang dewasa.


EmoticonEmoticon